Dasco Minta Impor 105.000 Pikap Ditunda, Begini Respons Bos Agrinas

Pro Kontra Impor 105 Ribu Pikap India: Bos Agrinas Pilih ‘Manut’ Pemerintah, DPR Minta Tunda

JAKARTA – Rencana impor besar-besaran 105 ribu unit kendaraan pikap asal India oleh PT Agrinas Pangan Nusantara kini tengah berada di ujung tanduk. Direktur Utama PT Agrinas, Joao Angelo De Sousa Mota, akhirnya angkat bicara merespons desakan penundaan yang disuarakan oleh pimpinan DPR RI.

Pikap

Dalam keterangannya pada Selasa (24/2/2026), Joao menegaskan bahwa pihaknya akan bersikap kooperatif dan mengikuti segala instruksi dari otoritas terkait.

“Kami ikutin, manut saja. Apapun pun keputusannya. Kami yang penting bekerja saja untuk negeri dan masyarakat,” ujar Joao secara lugas.

Respons DPR: Tunggu Keputusan Presiden Prabowo

Polemik ini mencuat setelah Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, meminta pemerintah untuk menangguhkan rencana impor tersebut. Langkah ini diambil mengingat Presiden Prabowo Subianto saat ini masih melakukan kunjungan kerja di luar negeri.

Dasco menekankan pentingnya kalkulasi matang, terutama mengenai dampaknya terhadap industri otomotif dalam negeri. “Presiden pada saat pulang akan membahas detail-detail mengenai impor tersebut dan meminta pendapat serta mengkalkulasi kesiapan perusahaan dalam negeri,” tutur Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan.


Analisis: Mengapa Impor Ini Menjadi Polemik?

Untuk memahami mengapa angka 105 ribu unit menjadi sorotan tajam, berikut adalah beberapa topik pembahasan menarik yang menyelimuti isu ini:

1. Ancaman Terhadap Produsen Lokal (Segmen LCV)

Pasar kendaraan niaga ringan (Light Commercial Vehicle/LCV) di Indonesia selama ini didominasi oleh merek-merek mapan yang sudah memiliki pabrik perakitan lokal. Masuknya 105 ribu unit secara instan dikhawatirkan akan:

  • Menciptakan oversupply di pasar domestik.

  • Menekan angka penjualan karoseri dan komponen lokal.

  • Mengganggu ekosistem industri otomotif yang sedang didorong untuk melakukan lokalisasi.

2. Efisiensi Distribusi Pangan vs Kemandirian Industri

Agrinas berargumen bahwa impor ini bertujuan untuk memperkuat logistik dan distribusi pangan nasional melalui Koperasi Merah Putih. Namun, muncul pertanyaan besar: Apakah industri otomotif dalam negeri memang belum mampu memenuhi kebutuhan tersebut? DPR mendorong adanya audit kesiapan produsen lokal sebelum keran impor benar-benar dibuka lebar.

3. Hubungan Dagang Indonesia-India

Impor dalam skala masif ini juga dipandang sebagai bagian dari dinamika hubungan dagang bilateral. India merupakan salah satu produsen otomotif dengan biaya produksi paling kompetitif di dunia. Namun, pemerintah harus menyeimbangkan antara efisiensi pengadaan aset negara dengan perlindungan investasi manufaktur di tanah air.


Kesimpulan Sementara

Saat ini, bola panas berada di tangan pemerintah pusat. Sikap “manut” dari Agrinas memberikan ruang bagi regulator untuk meninjau kembali urgensi, jumlah, serta skema pengadaan kendaraan tersebut agar tidak mencederai semangat hilirisasi dan kemandirian industri nasional.

kera4d

Buntut Rilis Dokumen Epstein: Deretan Pejabat dan Eksekutif yang Kehilangan Jabatan

Skandal Dokumen Epstein: Gelombang Pengunduran Diri dan Kehancuran Karier Elit Global

Dunia bisnis dan politik internasional terguncang. Jutaan dokumen Jeffrey Epstein yang dirilis akhir Januari lalu memicu efek domino yang menjatuhkan tokoh-tokoh besar dari London hingga Dubai.

Dokumen Epstein


Intisari Berita (Flash Points)

  • Eksodus Elit: Tokoh penting dari Goldman Sachs, DP World, hingga diplomat tinggi Norwegia mengundurkan diri atau dipecat.

  • Isi Dokumen: Pesan teks dan email mengungkapkan hubungan akrab (seperti sapaan “Paman Jeffrey”) yang berlanjut bahkan setelah Epstein divonis bersalah pada 2008.

  • Dampak Global: Investigasi merambah ke institusi bergengsi seperti World Economic Forum (WEF) dan kerajaan Inggris.

  • Bantahan Kriminal: Meski nama-nama ini muncul dalam file, hal tersebut tidak serta-merta menunjukkan adanya tindakan kriminal, namun dianggap sebagai “cacat etika” yang fatal.


Badai di Wall Street dan Sapaan “Uncle Jeffrey”

Salah satu kejutan terbesar datang dari raksasa perbankan Goldman Sachs. Kathy Ruemmler, pengacara top yang juga mantan penasihat hukum Gedung Putih di era Barack Obama, mengonfirmasi akan meninggalkan posisinya pada Juni mendatang.

Dokumen menunjukkan Ruemmler tetap berkomunikasi dengan Epstein antara 2014 hingga 2019. Yang paling mencolok adalah sebuah email di mana Ruemmler menulis, “Saya benar-benar dimanja oleh Paman Jeffrey hari ini! Sepatu bot Jeffrey, tas tangan, dan jam tangan,” setelah menerima hadiah dari sang pemangsa seksual tersebut.

Skandal di Timur Tengah: Bos Pelabuhan Dubai Dicopot

Di Dubai, Sultan Ahmed bin Sulayem, bos DP World—salah satu operator pelabuhan terbesar di dunia—resmi digantikan. Pencopotan ini terjadi setelah bocornya percakapan yang dianggap tidak pantas (lewd) antara dirinya dan Epstein. Dalam satu email tahun 2013, mereka tampak mendiskusikan penampilan fisik seseorang saat berada di Paris dengan nada yang merendahkan.

Eropa Terguncang: Mantan PM Norwegia Didakwa Korupsi

Skandal ini merembet ke ranah hukum pidana di Norwegia. Mantan Perdana Menteri Thorbjørn Jagland didakwa atas dugaan “korupsi berat” terkait hubungannya dengan Epstein. Polisi bahkan telah menggeledah kediaman Jagland, yang juga merupakan mantan ketua Komite Nobel.

Tak hanya Jagland, diplomat senior Mona Juul (sosok di balik Perjanjian Oslo) juga mengundurkan diri di tengah laporan bahwa anak-anaknya disebut dalam surat wasiat Epstein dengan nilai warisan masing-masing sebesar $5 juta.

Kehancuran Karier Peter Mandelson di Inggris

Di Inggris, Perdana Menteri Keir Starmer telah memecat Peter Mandelson dari jabatan Duta Besar Inggris untuk AS. Mandelson, yang merupakan tokoh kunci Partai Labour, akhirnya mengundurkan diri dari House of Lords setelah catatannya yang menyebut Epstein sebagai “sahabat terbaik” (best pal) dalam sebuah buku ulang tahun terungkap ke publik.


Topik Menarik untuk Disimak (Analisis Mendalam)

1. Mengapa Mereka Tetap Berteman Setelah Vonis 2008?

Ini adalah pertanyaan besar bagi publik. Sebagian besar tokoh di atas menjalin komunikasi intens setelah Epstein menyandang status narapidana seks pada 2008. Apakah ini sekadar urusan bisnis, ataukah Epstein memiliki “kartu as” untuk memeras para elit ini?

2. Budaya “Cancel Culture” vs Akuntabilitas Korporat

Langkah cepat Goldman Sachs dan institusi lainnya menunjukkan bahwa di era sekarang, hubungan dengan figur toksik adalah risiko reputasi yang tidak bisa ditoleransi, terlepas dari apakah ada hukum yang dilanggar atau tidak.

3. Dampak pada LA28 dan NFL

Bahkan dunia olahraga dan hiburan tidak luput. Pemilik New York Giants, Steve Tisch, kini di bawah peninjauan NFL, sementara kepemimpinan Olimpiade Los Angeles 2028 mulai digoyang karena keterlibatan Casey Wasserman dalam dokumen tersebut.

togel2win

Tags:

Toyota Rilis 4 Mobil di IIMS 2026, Yaris Cross Hybrid Rp 399 Juta

Toyota Guncang IIMS 2026: Luncurkan 4 Mobil Hybrid Baru, Veloz Hybrid Jadi MPV Elektrifikasi Termurah!

Mobil Hybrid Merayakan 55 tahun dedikasinya di industri otomotif tanah air, PT Toyota-Astra Motor (TAM) tampil agresif di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Tidak tanggung-tanggung, raksasa otomotif asal Jepang ini resmi meluncurkan empat model elektrifikasi sekaligus, mempertegas dominasi mereka di pasar kendaraan ramah lingkungan.

Mobil Hybrid

Bintang utama dalam peluncuran ini adalah pengumuman harga resmi New Veloz Hybrid EV, yang kini dinobatkan sebagai Full Hybrid paling terjangkau di kelasnya. Selain itu, Toyota juga memperkenalkan New Vios Hybrid EV, New Yaris Cross G Hybrid EV, dan varian premium New Alphard XE Hybrid EV.

Strategi “Hybrid untuk Semua”: Jembatan Realistis Menuju Masa Depan

Di tengah transisi energi, Toyota memilih strategi multi-pathway dengan memperkuat lini Hybrid Electric Vehicle (HEV). Langkah ini dinilai sebagai solusi paling masuk akal bagi konsumen Indonesia yang ingin berkontribusi pada lingkungan tanpa harus mengubah kebiasaan berkendara secara drastis, seperti kekhawatiran akan infrastruktur pengisian daya.

“Melalui perluasan line-up Hybrid EV yang semakin lengkap, kami ingin memastikan teknologi ramah lingkungan dapat diakses oleh lebih banyak keluarga Indonesia,” ujar Takuya Yokohama, Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor, di JIExpo Kemayoran (5/2/2026).


Intisari Berita: Poin Penting Peluncuran Toyota di IIMS 2026

  • Veloz Hybrid Harga Spesial: Menjadi MPV 7-penumpang full hybrid termurah dengan harga mulai Rp303 juta (periode terbatas).

  • Vios Hybrid Hadir Kembali: Sedan legendaris kini mengusung mesin 1.5L Hybrid dengan fitur keselamatan canggih Toyota Safety Sense (TSS).

  • Alphard XE Hybrid: Varian baru MPV mewah yang lebih valuable namun tetap mempertahankan kenyamanan kasta tertinggi.

  • Komitmen 55 Tahun: Momentum IIMS 2026 menjadi bukti kontribusi Toyota dalam ekonomi dan mobilitas nasional sejak 1971.


Daftar Harga Mobil Baru Toyota di IIMS 2026 (OTR Jakarta)

Berikut adalah rincian harga lini elektrifikasi terbaru Toyota yang diperkenalkan di IIMS:

Model Kendaraan Harga Mulai Dari Keterangan
New Veloz Hybrid EV Rp303.000.000 Harga spesial program “Hybrid untuk Semua”
New Yaris Cross G HEV Rp399.000.000 Compact SUV efisien untuk perkotaan
New Vios Hybrid EV Rp460.000.000 Sedan entry-level elektrifikasi
New Alphard XE HEV Rp1.388.000.000 MPV Premium ramah lingkungan

Topik Menarik: Mengapa Veloz Hybrid Jadi “Game Changer”?

1. Konsumsi BBM yang Fantastis

Mengusung sistem Dual Engine, New Veloz Hybrid diklaim mampu mencatatkan efisiensi bahan bakar di atas 20 km/liter pada penggunaan normal. Ini menjadi daya tarik kuat bagi keluarga Indonesia yang mencari efisiensi maksimal di tengah fluktuasi harga BBM.

2. Teknologi Hybrid Produksi Lokal

Langkah Toyota memproduksi model hybrid secara lokal (seperti Veloz dan Yaris Cross) memberikan keuntungan pada ketersediaan suku cadang dan harga yang lebih kompetitif dibandingkan model impor (CBU).

3. Fitur Keamanan Tanpa Kompromi

Meski hadir dengan harga terjangkau, Toyota tetap menyematkan fitur premium seperti Panoramic View Monitor. Hal ini menjadi  pengisi daya nirkabel (wireless charging), hingga paket Toyota Safety Sense untuk varian tertinggi, memastikan keamanan generasi ke generasi.

4. Nilai Jual Kembali yang Stabil

Reputasi Toyota dalam menjaga resale value menjadi alasan psikologis kuat bagi konsumen. Membeli mobil hybrid Toyota. Hal ini bukan hanya soal gaya hidup hijau. Hal ini tapi juga investasi mobilitas yang cerdas.

slotbola88

Tags:

Wah! Pemerintah Bakal Bagi-bagi Uang Rp13 T Jelang Lebaran

Siap-Siap Mudik 2026! Pemerintah Guyur Insentif Rp 13 Triliun: Tiket Murah Hingga Bansos Meluncur

JAKARTA – Kabar gembira bagi masyarakat Indonesia yang tengah merencanakan mudik Lebaran 2026. Pemerintah secara resmi mengumumkan alokasi anggaran fantastis sebesar Rp 13 triliun untuk berbagai bentuk insentif selama periode Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Pemerintah

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa jumlah insentif tahun ini akan lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Program ini dirancang untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan laju inflasi musiman yang kerap terjadi menjelang hari raya.

Apa Saja Insentif yang Akan Diterima Masyarakat?

Pemerintah tidak hanya fokus pada satu sektor, melainkan mencakup kebutuhan transportasi hingga pangan:

  • Diskon Tarif Transportasi: Melanjutkan tren positif tahun lalu, pemerintah akan kembali memberikan potongan harga tiket untuk berbagai moda transportasi, termasuk tiket pesawat, kereta api, dan bus.

  • Bansos Pangan Tetap Jalan: Bantuan sosial berupa beras dan minyak goreng akan digelontorkan untuk memastikan masyarakat menengah ke bawah tetap dapat merayakan Lebaran dengan tenang.

  • Kejutan Insentif Baru: Airlangga memberi sinyal adanya tambahan jenis insentif lain yang saat ini masih dalam tahap finalisasi. “Mungkin jumlahnya akan lebih banyak… yang lain nanti kita announce,” ujarnya di Jakarta, Kamis (29/1/2026).


Topik Pembahasan Menarik: Mengapa Tahun Ini Berbeda?

1. Belajar dari Sukses Angkutan Lebaran 2025

Tahun lalu, pemerintah berhasil menurunkan harga tiket pesawat domestik kelas ekonomi hingga 13% – 14%. Keberhasilan ini menjadi fondasi bagi kebijakan tahun 2026 yang diharapkan lebih masif dan menjangkau lebih banyak rute penerbangan maupun pelayaran.

2. Menjaga Stabilitas Ekonomi di Tengah Fluktuasi Harga

Dengan anggaran Rp 13 triliun, pemerintah berusaha melakukan intervensi pasar secara halus. Bansos minyak goreng dan beras berfungsi sebagai “bantalan” agar lonjakan permintaan saat Ramadan tidak membuat harga pangan di pasar meledak tak terkendali.

3. Strategi “Early Bird” untuk Pemudik

Pemerintah kemungkinan besar akan menerapkan skema periode pembelian tiket lebih awal (seperti skema 15 hari di tahun 2025). Hal ini bertujuan untuk mengurai penumpukan penumpang di puncak arus mudik.


Intisari Berita (Key Highlights)

  • Anggaran: Rp 13 Triliun (Lebih besar dari tahun sebelumnya).

  • Fokus Utama: Diskon tiket transportasi dan bantuan sosial pangan (Beras & Minyak Goreng).

  • Tujuan: Menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi Ramadan 2026.

  • Momentum: Pengumuman dilakukan jauh hari agar masyarakat dapat melakukan perencanaan mudik lebih awal.

tegobe.com

Tags:

Siap-siap! Pemerintah Terbitkan SBN 8 Kali di 2026, Cek Jadwalnya

Investasi Aman 2026: Kemenkeu Resmi Rilis ORI029, Cek Kupon dan Cara Belinya!

Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan resmi membuka masa penawaran Instrumen Surat Berharga Negara (SBN) Ritel perdana di tahun 2026, yaitu Obligasi Negara Ritel seri ORI029.

SBN

Mulai hari ini, Senin (26/1) pukul 09.00 WIB, masyarakat sudah bisa memesan instrumen investasi yang dijamin penuh oleh negara ini. Masa penawaran akan berlangsung hingga 19 Februari 2026 pukul 10.00 WIB.

Detail Kupon dan Tenor ORI029

Pemerintah memberikan fleksibilitas bagi investor dengan menghadirkan dua pilihan tenor (jangka waktu) dengan imbal hasil (fixed rate) yang menarik:

  1. ORI029-T3 (Tenor 3 Tahun): Kupon tetap sebesar 5,45% per tahun.

  2. ORI029-T6 (Tenor 6 Tahun): Kupon tetap sebesar 5,80% per tahun.

Bagi investor yang mengejar stabilitas di tengah fluktuasi pasar, sifat fixed rate (tetap) pada ORI029 menjadikannya pilihan aman karena besaran bunga tidak akan turun meskipun suku bunga pasar bergejolak.

Batas Investasi: Mulai dari Rp 1 Juta

Aksesibilitas menjadi kunci utama SBN Ritel. Masyarakat dapat mulai berinvestasi dengan nominal yang sangat terjangkau:

  • Minimum Pemesanan: Rp 1.000.000 (berlaku kelipatan).

  • Maksimum Pemesanan T3: Rp 5 Miliar.

  • Maksimum Pemesanan T6: Rp 10 Miliar.


Mengapa ORI029 Menarik di Tahun 2026?

Selain sebagai instrumen aman (bebas risiko gagal bayar), ada beberapa alasan mengapa ORI029 layak masuk dalam portofolio Anda:

  • Passive Income Bulanan: Berbeda dengan deposito yang biasanya dibayarkan di akhir atau saat jatuh tempo tertentu, kupon ORI ditransfer langsung ke rekening investor setiap bulan.

  • Pajak Lebih Rendah: Pajak obligasi saat ini hanya sebesar 10%, lebih rendah dibandingkan pajak deposito yang mencapai 20%. Ini memberikan imbal hasil bersih (netto) yang lebih kompetitif.

  • Liquid (Dapat Diperdagangkan): ORI adalah instrumen tradable. Artinya, jika Anda membutuhkan dana darurat sebelum jatuh tempo, Anda dapat menjualnya di pasar sekunder setelah masa holding period selesai.

Jadwal Penerbitan SBN Ritel 2026

Plt. Direktur Surat Utang Negara (SUN), Novi Puspita Wardani, menyebutkan bahwa pemerintah berencana merilis 8 seri SBN Ritel sepanjang tahun 2026.

“Strategi ini bertujuan agar investor bisa menyesuaikan rencana investasi mereka dengan jadwal jatuh tempo instrumen sebelumnya. Pemerintah menyediakan instrumen ini hampir sepanjang tahun,” ujar Novi dalam media briefing (26/1).


Cara Membeli ORI029 secara Online (e-SBN)

Anda tidak perlu datang ke kantor Kemenkeu. Pembelian dapat dilakukan melalui Mitra Distribusi (Midis) resmi seperti:

  1. Perbankan: Mandiri, BCA, BRI, BNI, dll.

  2. Perusahaan Efek/Sekuritas.

  3. Platform Fintech & Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) yang telah ditunjuk.

Langkah Singkat: Registrasi di platform Midis -> Pemesanan -> Pembayaran via Kode Billing -> Konfirmasi Kepemilikan.

rtp kera4d akurat

Tags:

Dolar AS Lesu Kok Rupiah Malah Melemah? Ini Penjelasan Gubernur BI!

Rupiah Tembus Rekor Terlemah Rp16.945: Mengapa Tetap Loyo Saat Dolar AS Melemah?

JAKARTA – Nilai tukar Rupiah kembali menjadi pusat perhatian setelah mencetak rekor pelemahan terdalam sepanjang sejarah. Berdasarkan data Refinitiv pada penutupan perdagangan Selasa (20/1/2026), Rupiah bertengger di level Rp16.945 per dolar AS, kian mendekati level psikologis krusial Rp17.000.

Dolar AS

Fenomena kali ini tergolong anomali. Biasanya, Rupiah menguat saat indeks dolar AS (DXY) melemah. Namun, meski DXY anjlok 0,76% ke level 98,641 (penurunan harian terdalam sejak Agustus 2025), Rupiah justru tetap tertekan.

Intisari Berita (Key Highlights)

  • Rekor Terendah: Rupiah mencapai Rp16.945/US$, melampaui rekor buruk sebelumnya pada April 2025.

  • Anomali Pasar: Rupiah melemah di tengah tren penurunan indeks dolar global (DXY).

  • Penyebab Global: Geopolitik, tarif resiprokal AS, dan tingginya yield US Treasury.

  • Penyebab Domestik: Tingginya kebutuhan valas korporasi (Pertamina, PLN, Danantara) dan persepsi pasar terhadap isu fiskal.

  • Respon Bank Indonesia: BI siap melakukan intervensi besar-besaran di pasar Spot dan DNDF untuk menjaga stabilitas.


Faktor Global: Bukan Sekadar Dolar AS

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menjelaskan bahwa meski dolar global melemah, ada tekanan lain yang menghambat aliran modal masuk ke pasar negara berkembang (emerging markets).

“Kondisi global dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik dan kebijakan tarif resiprokal Amerika Serikat,” ujar Perry dalam konferensi pers RDG BI, Rabu (21/1/2026). Selain itu, yield US Treasury tenor 2 dan 3 tahun yang tetap tinggi membuat investor lebih memilih memarkir dananya di instrumen aman di negara maju. Tercatat terjadi net outflow sebesar US$1,6 miliar hingga pertengahan Januari 2026.

Tekanan Domestik: Kebutuhan Korporasi dan Isu Internal

Dari sisi internal, pelemahan Rupiah dipicu oleh tingginya permintaan valuta asing (valas) dari perusahaan besar seperti Pertamina, PLN, dan Danantara. Kebutuhan ini biasanya berkaitan dengan pembayaran utang atau impor energi.

Selain itu, sentimen pasar sedikit terganggu oleh persepsi terhadap kondisi fiskal nasional serta proses pencalonan Deputi Gubernur BI. Namun, Perry menegaskan bahwa proses tersebut berjalan sesuai undang-undang dan tidak akan menggoyahkan profesionalisme Bank Indonesia.

Analisis: Mengapa “Janggal”?

Secara teori, hubungan antara Rupiah dan Indeks Dolar (DXY) adalah negatif. Namun, saat ini terjadi decoupling atau pemutusan hubungan sementara. Hal ini bisa terjadi karena:

  1. Risiko Spesifik Negara: Investor melihat risiko domestik lebih besar daripada keuntungan dari pelemahan dolar.

  2. Likuiditas Valas: Kelangkaan pasokan dolar di pasar domestik meskipun di pasar global sedang melimpah.


Langkah Berani Bank Indonesia

Menanggapi tekanan ini, Bank Indonesia menegaskan tidak akan tinggal diam. BI berkomitmen melakukan intervensi “dalam jumlah besar” melalui:

  • Pasar Spot: Intervensi langsung di pasar tunai.

  • DNDF (Domestic Non-Deliverable Forward): Menjaga ekspektasi nilai tukar di masa depan.

  • Cadangan Devisa: BI mengklaim cadangan devisa masih sangat mencukupi untuk melakukan stabilisasi.

“Kami meyakini Rupiah akan stabil dan bahkan cenderung menguat ke depannya, didukung oleh fundamental ekonomi yang baik, inflasi yang rendah, dan imbal hasil yang tetap menarik,” tegas Perry optimis.

Situs Judi Slot Online dan Bola Online Terpercaya Kadobet.

Tags:

Suku Bunga Jepang Tertinggi dalam 30 Tahun, Ekonomi Global Panik

BoJ Naikkan Suku Bunga Tertinggi dalam 30 Tahun: Akankah Ekonomi Global Terguncang?

TOKYO – Bank Sentral Jepang (Bank of Japan/BoJ) secara mengejutkan mengambil langkah agresif dalam kebijakan moneter terbarunya. Ekonomi Global Dalam rapat dewan gubernur Desember 2025, BoJ resmi menaikkan suku bunga acuan ke level 0,75%, sebuah angka tertinggi yang pernah tercatat sejak tahun 1995.

Ekonomi Global

Langkah ini menandai berakhirnya era suku bunga rendah yang telah berlangsung selama tiga dekade di Jepang, sekaligus memicu gelombang kekhawatiran di pasar keuangan global.

Pergerakan Ekonomi Global Berlawanan: BoJ vs The Fed

Fenomena unik terjadi di panggung ekonomi dunia. Saat BoJ terus mengerek suku bunga dari level minus 0,1% (Maret 2024) hingga mencapai 0,75% saat ini, Bank Sentral AS (The Fed) justru melakukan hal sebaliknya.

The Fed secara konsisten memangkas suku bunga Fed Fund Rates (FFR) dari 5,33% pada September 2024 menjadi 3,64% pada Desember 2025. Perbedaan arah kebijakan ini menciptakan volatilitas baru di pasar mata uang dan arus modal internasional.


Mengapa Kenaikan Bunga BoJ Sangat Berbahaya bagi Investor?

Ada tiga alasan utama mengapa kebijakan bank sentral Jepang kali ini menjadi sorotan tajam para ekonom dunia:

1. Ancaman terhadap Strategi “Carry Trade”

Selama bertahun-tahun, investor global menggunakan Yen sebagai mata uang pinjaman karena bunganya yang murah (bahkan negatif) untuk membeli aset berisiko di AS dan Eropa. Dengan naiknya suku bunga BoJ, nilai Yen menguat, membuat biaya pelunasan utang melonjak. Hal ini bisa memicu aksi jual massal (sell-off) pada saham dan obligasi global demi melunasi pinjaman Yen.

2. Repatriasi Dana Besar-besaran

Investor Jepang adalah salah satu pemegang obligasi pemerintah AS (US Treasury) terbesar di dunia. Ketika suku bunga di dalam negeri Jepang mulai menarik, dana pensiun dan perusahaan asuransi Jepang kemungkinan besar akan menarik dana mereka dari luar negeri untuk pulang kampung (repatriasi).

3. Kenaikan Biaya Pinjaman Global

Frederic Neumann, Kepala Ekonom HSBC Asia, memperingatkan bahwa jika suku bunga Jepang menyentuh angka 1% hingga 2% dalam beberapa tahun ke depan, dampaknya akan terasa pada kenaikan biaya pinjaman bagi rumah tangga dan pelaku usaha di seluruh dunia, termasuk Amerika Serikat.


Intisari Berita: Yang Perlu Anda Ketahui

Untuk membantu Anda memahami situasi ini dengan lebih cepat, berikut adalah poin-poin pentingnya:

  • Rekor 30 Tahun: Suku bunga 0,75% adalah yang tertinggi bagi Jepang sejak 1995.

  • Transisi Cepat: Dalam kurang dari dua tahun, Jepang berhasil keluar dari zona suku bunga negatif.

  • Divergensi Kebijakan: Jepang memperketat (hawkish), sementara AS melonggarkan (dovish) kebijakan moneternya.

  • Risiko Likuiditas: Ada potensi guncangan pada pasar saham dunia akibat penutupan posisi carry trade.

  • Potensi Pelemahan Dolar: Penarikan dana investor Jepang dapat menekan nilai tukar Dolar AS terhadap Yen.


Analisis Ahli: Antara Inflasi dan Risiko Resesi

Meski BoJ berupaya memerangi inflasi yang telah lama stagnan di Jepang, para ahli memperingatkan risiko yang membayangi.

Stefan Angrick, Kepala Ekonom Moody’s Analytics, menilai bahwa ekonomi Jepang berisiko kehilangan momentum. “Akan sulit bagi mereka untuk melangkah lebih jauh dari posisi saat ini tanpa mengorbankan pertumbuhan domestik,” ujarnya.

Namun, untuk saat ini, data menunjukkan bahwa investor Jepang masih cukup aktif di luar negeri dengan pembelian bersih surat berharga sebesar US$ 102 miliar hingga November 2025. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada kekhawatiran, eksodus modal belum terjadi secara drastis dalam waktu singkat.

asia88

gullmedalje.com

Tak Mau Pakai Praktik Perpajakan Ini, Purbaya: Saya Bukan Tukang Ijon!

Menkeu Purbaya Tolak Istilah ‘Ijon Pajak’, Tegaskan Strategi Dinamisasi PPh 25 untuk Amankan APBN

JAKARTA – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan klarifikasi tegas terkait isu Praktik Perpajakan “ijon pajak” yang tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan pelaku usaha. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa jajarannya tidak menerapkan praktik ijon dalam mengejar target penerimaan negara di tengah potensi shortfall pajak tahun 2025.

Praktik Perpajakan

Intisari Berita: Mengapa Anda Perlu Percaya?

Pemerintah memastikan bahwa langkah yang diambil oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) bukanlah pungutan liar atau penarikan paksa di awal, melainkan mekanisme Dinamisasi Pajak yang memiliki payung hukum kuat dalam Pasal 25 ayat 6 UU Pajak Penghasilan (UU PPh). Langkah ini bertujuan menjaga stabilitas arus kas negara sekaligus mencegah Wajib Pajak (WP) terbebani lonjakan tagihan yang besar di akhir tahun akibat kenaikan laba usaha.


Bantahan Menkeu Terkait Praktik Ijon

Dalam konferensi pers APBN Kita di Jakarta (19/12/2025), Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengaku heran dengan istilah “ijon pajak” yang beredar. Ijon sendiri biasanya merujuk pada praktik pembelian hasil bumi sebelum masa panen, yang dalam konteks pajak diartikan sebagai permintaan setoran pajak di muka sebelum tahun pajak berakhir.

“Saya tidak pernah bilang ijon, orang saya bukan tukang ijon. Jadi saya tidak mengerti istilah itu,” tegas Purbaya. Ia menambahkan bahwa fokus Kemenkeu saat ini adalah melakukan penyesuaian strategi demi optimalisasi penerimaan 2025 tanpa mencederai iklim usaha.

Mengenal Dinamisasi: Solusi Hukum di Balik Isu Ijon

Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto, meluruskan persepsi publik dengan memperkenalkan istilah Dinamisasi Pajak. Menurutnya, apa yang dilakukan DJP adalah menjalankan amanat Undang-Undang untuk menyesuaikan angsuran bulanan PPh Pasal 25.

Mengapa Dinamisasi Dilakukan?

  1. Kinerja Usaha Meningkat: Jika sebuah perusahaan mengalami lonjakan laba yang signifikan dibanding tahun lalu (Y-1), maka angsuran pajaknya perlu disesuaikan agar tidak terjadi kurang bayar yang sangat besar di akhir tahun.

  2. Keadilan Pajak: Menghindari ketimpangan antara pajak yang dibayarkan saat ini dengan potensi pajak terutang yang sebenarnya.

  3. Perubahan Struktur Bisnis: Adanya merger, akuisisi, atau ekspansi usaha yang mengubah profil risiko dan penghasilan Wajib Pajak.

“Hal ini dimaksudkan supaya angsuran wajib pajak dalam tahun berjalan sedapat mungkin mendekati jumlah pajak yang seharusnya terutang di akhir tahun,” jelas Bimo Wijayanto.


Dampak Shortfall Pajak dan Tantangan 2025

Isu ijon pajak muncul menyusul adanya kekhawatiran shortfall (penerimaan pajak yang tidak mencapai target). Namun, pemerintah menekankan bahwa optimalisasi dilakukan melalui pengawasan (ekstensifikasi) dan perbaikan basis data, bukan dengan cara-cara yang melanggar aturan.

Bagi pelaku usaha, dinamisasi ini sebenarnya bisa menjadi alat manajemen likuiditas. Dengan mencicil pajak sesuai dengan pertumbuhan laba riil, perusahaan dapat menghindari sanksi bunga yang mungkin muncul jika terjadi kekurangan bayar yang drastis saat pelaporan SPT Tahunan.


Kesimpulan

Pemerintah melalui Kemenkeu berkomitmen untuk tetap transparan. Istilah “ijon pajak” dipastikan tidak ada dalam kamus kebijakan fiskal nasional. Yang ada adalah penyesuaian angsuran yang dinamis dan legal untuk memastikan pembangunan tetap berjalan sesuai rencana APBN.

kadobet

panthanpress.com

Tags:

Pemerintah Telusuri Asal Gelondongan Kayu Banjir Sumatera Via Satelit

Penelusuran Asal Kayu Ilegal Pascabanjir Sumatera: Pemerintah Kerahkan Satgas PKH dan Analisis Citra Satelit

Intisari Berita (The Main Points)

Pemerintah Indonesia, melalui Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, memastikan bahwa penanganan banjir bandang di Sumatera tidak hanya berfokus pada bantuan logistik. Fokus utama juga mencakup penelusuran gelondongan kayu yang terbawa arus, yang diduga berasal dari praktik ilegal. Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) telah diturunkan untuk menganalisis citra satelit guna mengidentifikasi pihak-pihak yang melanggar. Selain itu, pemerintah menetapkan target waktu 100 hari hingga 1 tahun untuk fase rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Gelondongan Kayu


Fokus Penanganan Bencana: Dari Bantuan hingga Penertiban Hutan

Menko PMK Pratikno menyampaikan bahwa pemerintah telah mengambil langkah serius menanggapi dampak bencana banjir dan longsor di wilayah Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

1. Penelusuran Kayu Ilegal Melalui Citra Satelit

Isu krusial yang disoroti adalah temuan gelondongan kayu dalam jumlah besar yang hanyut terbawa arus banjir bandang. Kayu-kayu ini menimbulkan dugaan kuat adanya praktik pembalakan liar atau pelanggaran tata kelola hutan.

Untuk menindaklanjuti dugaan tersebut, pemerintah telah mengaktifkan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Tugas utama Satgas ini adalah menelusuri dan mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga melakukan pelanggaran melalui metode canggih.

“Saat ini Satgas Penertiban Kawasan Hutan sudah turun tangan, menelusuri dugaan gelondongan kayu yang banyak terbawa arus banjir. Pemerintah terus menelusuri pihak-pihak yang diduga melakukan pelanggaran melalui analisis citra satelit,” ungkap Pratikno di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Koordinasi dan Target Waktu Rehabilitasi

Menko PMK juga mengonfirmasi bahwa Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ditunjuk sebagai pemimpin dalam fase tanggap darurat saat ini. Koordinasi tata kelola untuk fase selanjutnya, yaitu rehabilitasi dan rekonstruksi, sudah dilakukan.

Pemerintah menetapkan target waktu yang terukur untuk pemulihan, yaitu:

  • Target Awal: 100 hari

  • Target Penuh: Rentang waktu 1 tahun

Target ini disiapkan agar publik dapat mengawasi progres pemulihan Gelondongan Kayu  secara transparan dan terukur.


 Komitmen Pemerintah dan Apresiasi Solidaritas

Pratikno menekankan bahwa upaya penanganan bencana bukan hanya sekadar menyalurkan bantuan logistik seperti beras dan mie instan. Komitmen utama pemerintah adalah menjaga harapan warga untuk membangun kembali kehidupan mereka.

Pemerintah juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dalam upaya penanganan, namun memastikan bahwa instruksi Presiden sudah jelas: mengerahkan seluruh sumber daya dari pusat (K/L, TNI, POLRI, BNPB) untuk memastikan respons terhadap kebutuhan masyarakat meningkat setiap jam dan menit.

Pada akhir pernyataannya, Menko PMK menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh warga yang menunjukkan solidaritas Gelondongan Kayu , serta kepada para petugas dan relawan yang berjibaku di lapangan.


Kesimpulan

Penanganan bencana di Sumatera kini memasuki babak baru, menggabungkan respons tanggap darurat dengan tindakan penegakan hukum lingkungan. Penggunaan teknologi seperti analisis citra satelit menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mengusut tuntas dugaan illegal logging yang berpotensi menjadi salah satu pemicu parahnya dampak banjir. Sementara itu, target waktu pemulihan yang ditetapkan memberikan kerangka kerja yang jelas bagi proses rehabilitasi pascabencana.

slot online

ivacationinyourhell.com

Usai Tipu Bank Rp2.7T, Wanita Ini Malah Foya Foya Selama Sidang

Skandal Startup Frank Menggemparkan Wall Street: Charlie Javice Menipu JPMorgan US$175 Juta, Biaya Hukumnya Tembus Rp 1 Triliun!

Berita Utama: Vonis Penjara dan Skandal Pengeluaran Mewah

NEW YORK – Kisah jatuhnya founder startup Frank, Charlie Javice, kini memasuki babak baru yang lebih mengejutkan. Setelah dijatuhi hukuman penjara lebih dari tujuh tahun pada September atas penipuan yang merugikan JPMorgan Chase hingga US$175 juta (sekitar Rp 2,7 triliun), kini terungkap rincian pengeluaran hukumnya yang fantastis.

Dalam sidang terbaru, pengacara JPMorgan membeberkan bahwa Javice telah menggunakan dana yang wajib ditanggung bank—berdasarkan kontrak akuisisi—bukan hanya untuk membiayai lima firma hukum elite, tetapi juga untuk membayar upgrade kamar hotel mewah, makan malam berharga fantastis, hingga produk cellulite butter. Semua tagihan ini diklaimkan kepada JPMorgan, memanfaatkan celah dalam kontrak.

Biaya Pembelaan yang “Absurd” dan Memecahkan Rekor

Pengacara JPMorgan mengungkapkan total biaya pembelaan hukum Javice telah menembus angka US$60 juta (sekitar Rp 1 triliun). Angka ini dicap bank sebagai biaya yang “tidak masuk akal” dan “belum pernah terjadi sebelumnya.”

  • Melebihi Theranos: Biaya hukum Javice kini bahkan disebut melebihi pengeluaran hukum yang dialami oleh Elizabeth Holmes, pendiri Theranos yang juga divonis karena penipuan besar.

  • Blank Check dari Bank: Pihak bank menuduh Javice dan timnya memperlakukan keputusan pengadilan yang mewajibkan bank menanggung biaya hukum sebagai “cek kosong” (blank check), menagih segala hal tanpa batas.

  • Pasukan Pengacara Elite: Javice menyewa lima firma hukum sekaligus, membentuk “pasukan” 77 pengacara yang menagih bank untuk segala hal terkait kasus Frank, termasuk pembulatan jam kerja. Salah satu pengacara menagih hingga US$2.025 per jam, dengan beberapa di antaranya dikenal pernah membela tokoh kontroversial seperti Elon Musk dan Harvey Weinstein.

Celah Kontrak dan Kerugian Finansial JPMorgan

Skandal ini bermula pada tahun 2021 ketika JPMorgan mengakuisisi Frank, sebuah startup yang diklaim membantu jutaan mahasiswa Amerika Serikat dalam formulir bantuan dana pendidikan. Akuisisi senilai US$175 juta itu berubah menjadi bencana ketika bank menemukan bahwa mayoritas data pengguna yang disajikan Javice adalah palsu.

Meskipun Javice dinyatakan bersalah atas penipuan, ia sempat memenangkan putusan yang mewajibkan JPMorgan menanggung biaya hukumnya sebagai bagian dari kontrak akuisisi.

JPMorgan, yang total telah menyediakan sekitar US$115 juta untuk biaya hukum Javice dan mantan pejabat Frank lainnya, Olivier Amar, kini berjuang menghentikan kerugian. Bank khawatir biaya hukum ini bisa menyamai jumlah penipuan yang mereka alami. “Jika tidak dihentikan, biaya hukum mereka bisa sebesar jumlah penipuan yang mereka lakukan,” tulis JPMorgan.

Ironi “Gajah” di Ruangan (Bumbu Politik)

Kisah Javice ini menyoroti ironi yang lebih dalam di dunia keuangan Amerika Serikat. Hal ini merupakan sebuah isu yang sering menjadi komoditas politik panas:

  • Standar Ganda Too Big to Fail: Secara politis, kasus ini mencerminkan bagaimana lembaga keuangan raksasa (seperti JPMorgan). Dalam krisis, kini terlihat mudah diperdaya dan dieksploitasi oleh individu. Ini memicu pertanyaan di kalangan politisi progresif: Mengapa bank dengan sumber daya tak terbatas bisa tertipu dalam skala ini?

  • Regulasi dan Pengawasan Startup: Kasus ini dapat digunakan oleh legislator sebagai amunisi untuk mendorong regulasi yang lebih ketat. Evaluasi terhadap valuasi dan klaim startup teknologi, yang sering kali didorong oleh janji pertumbuhan yang tidak realistis. Kegagalan due diligence JPMorgan menjadi contoh sempurna kerentanan pasar.

  • Perang Kelas dalam Sistem Hukum: Penggunaan biaya hukum sebesar Rp 1 triliun oleh seorang founder yang terbukti menipu. Yang mampu menyewa pengacara bintang, memperlihatkan perbedaan akses terhadap keadilan di Amerika Serikat. Hal ini memperkuat narasi politik tentang sistem hukum yang cenderung menguntungkan elite berkantung tebal.

Tanggapan Javice: Pembelaan dan Klaim “Konyol”

Menanggapi tuduhan penggunaan dana untuk barang-barang pribadi seperti cellulite butter dan hotel mewah. Juru bicara Javice menepis klaim tersebut sebagai “konyol” dan tidak berdasar.

Juru bicara tersebut menegaskan bahwa Javice selalu mengikuti semua aturan internal JPMorgan selama menjadi karyawan dan selama proses hukum. “Sebagai karyawan, dia membeli es krim dan barang lain sesuai dengan kode etik JPMorgan,” katanya. Hal ini menambahkan bahwa Javice tidak pernah meminta penggantian biaya untuk hal-hal yang tidak secara eksplisit. Serta diizinkan dalam pedoman yang diberikan kepadanya.

kadobet

priscillaband.com

kadobet